|
|
||||||
|
||||||
|
|
Imunisasi hepatitisVaksinasi atau imunisasi adalah cara yang efektif untuk mencegah infeksi penyakit. Setelah imunisasi, tubuh akan menghasilkan antibodi atau zat kekebalan tubuh terhadap penyakit tersebut. Kini telah tersedia vaksinasi hepatitis A dan B. Imunisasi hepatitis A dapat diberikan pada anak anak usia antara 2 hingga 18 tahun, dan diberikan cukup 1 kali saja. Sedangkan untuk orang dewasa, dibutuhkan imunisasi ulang (booster) setelah 6 hingga 12 bulan imunisasi Pertama. Orang yang telah mendapat ikmunisasi hepatitis A mempunyai kekebalan terhadap virus hepatitis A (VHA) selama 15 hingga 20 tahun, kecuali jika orang tersebut terinfeksi VHA antara 2 hingga 4 minggu setelah imunisasi. Hal ini disebabkan karena pada saat itu tubuh belum menghasilkan antibodi dalam jumlah cukup. Mereka yang perlu mendapat imunisasi hepatitis A:
Imunisasi lengkap hepatitis B dapat mencegah infeksi virus hepatitis B (VHB) selama 15 tahun. Imunisasai hepatitis B diberikan sebanyak 3 kali. Imunisasi pertama dan kedua diberikan dalam jarak 1 bulan. Sedangkan imunisasi ketiga diberikan 5 bulan setelah imunisasi kedua. Pemberian imunisasi hepatitis B sebaiknya sedini mungkin yaitu saat bayi hendak pulang dari rumah bersalin. Bagi orang dewasa sebaiknya dilakukan pemeriksaan untuk melihat kadar anti HBs. Anti HBs adalah antibodi terhadap antigen permukaan VHB (HBs-Ag). Dengan begitu dapat dinilai apakan tubuh telah memiliki kekebalan terhadap hepatitis B atau tidak. Jika tubuh telah memiliki cukup kekebalan terhadap infeksi VHB maka imunisasi hepatitis B tidak diperliukan lagi. Namun pada kenyataannya pemeriksaan kadar anti-HBs lebih mahal daripada harga vaksin hepatitis B, dengan begitu bagi mereka yang beresiko tinggi tertular VHB imunisasi bisa langsung diberikan. Imunisasi hepatitis B sangat dianjurkan untuk kelompok orang berikut:
Usir Nyamuk
Tidak dapat dipastikan apa yang membuat nyamuk
tersebut tertarik, apakah wangi lemon ataukah piring yang berwarna putih, tetapi
nyamuk berkumpul di piring tersebut! dan segera mati setelah meminum air
campuran tersebut (apalagi bila nyamuknya nyemplung, dijamin langsung mati).
Nyamuk yang mati bisa Anda lihat di piring tsb, atau paling tidak dalam radius 3
meter dari piring.
Money In, Money Out MONEY
OUT, MONEY IN !
Disadari
maupun tidak disadari, bahwa tiap hari kita keluar uang.
Tetapi sayang
nya kita TIDAK tiap hari Masuk Uang…
Kebanyakan
dari kita mengandalkan perolehan INCOME setiap bulannya berupa gaji ataupun
lainnya.
Dan seperti
biasa, kebutuhan hidup rutinitas sudah tercatat, baik secara rapi maupun tidak
rapi.
Kebutuhan /
Pengeluaran yang tidak stabil dan peningkatan yang tidak dibarengi dengan
peningkatan INCOME, maka penghasilan kita tiap bulan akan tidak cukup untuk
memenuhi kebutuhan kita.
Dan berapa
banyak di antara kita yang INCOME sebulannya sudah habis di minggu ke tiga,
bahkan minggu pertama ?
Hal inilah
yang saya sebut sebagai : “Virus Keuangan “ karena dampaknya tidak begitu terasa
bersamaan dengan jalannya waktu, tetapi pada saatnya tiba berakibat yang sangat
FATAL sekali, alias STROKE KEUANGAN !
Kemudian,
darimanakah biaya untuk menggenapinya hingga akhir bulan ? Jawabnya HUTANG !
Hutang kemana
? credit card, teman, atasan maupun perusahaan ?
Bayar hutang
pakai apa ? (dipotong dari gaji bulanan ? lha wong untuk hidup sebulan aja nda
cukup? )
“ya siapa tahu
ada rejeki…” (huehehehe…..klasikk amat jawabnya ya?)
Lha bagaimana
kalau “siapa tahu ada rejeki?” tapi tidak BERUSAHA untuk mencari INCOME tambahan
?
Mau nunggu
Tuhan kasih 1 kg emas 24 karat ? kalo mau….. ya MATI !
Coba latihan
dulu aja, kejatuhan 1 kg besi dari ketinggian 10m, kira kira apa yang terjadi ?
apalagi kalo emas 1 kg dari langit ???
Sadar !
Sadarlah lah saudaraku…..! Tidak ada yang GRATIS di dunia ini !
Nah…bagaimanakah
mendapat INCOME tiap hari ? Jawabnya : MENJUAL !
Menjual APA :
anda bisa menjual aneka barang dan jasa lainnya…
Tikus Kabur
Rumah Anda
banyak tikus? Tikus-tikus yang berkeliaran di rumah, selain menimbulkan penyakit
juga bisa merusak barang-barang Anda. Untuk mengusirnya, ambillah setangkai daun
sirsak. Taruh daun tersebut di pojok-pojok ruang atau di tempat-tempat yang
sering dilewati tikus. Bau daun yang khas akan membuat tikus kabur dan rumah
Anda akan bebas dari tikus nakal.
Minyak Goreng Bersih
1. Masukkan
sepotong timun ke dalam wajan, goreng dalam minyak yang kotor. Timun yang
digoreng ini berguna untuk menjaga minyak tetap bersih, karena sisa makanan yang
mengotori minyak akan menempel ke timun.
2. Bisa juga
dengan menggoreng putih telur ke dalam minyak yang kotor. Kotoran di dasar
penggorengan akan menempel ke putih telur ini.
3. Cara lain
adalah dengan menggoreng kentang yang sudah dikupas dan dipotong-potong. Cara
ini efektif untuk membuat minyak goreng jernih lagi, sehingga remah-remah dari
penggorengan awal tidak mengotori hasil gorengan berikutnya. Selain itu, kentang
juga menghilangkan aroma bekas gorengan sebelumnya. |
|||||||||||||
|
|
Copyright ©2005 pikawan.com |