MENU :

  Home

  PIKA

  Perusahaan

  Lowongan Kerja

  Daftar

  Testimonials

  Support

  Login

 

MEMBER LOGIN :





 

  Lupa password

 

WEBSITE STATS :

 

Launch Date :
19-10-2005

Update :
Agustus 2010
Member :
Total : total_member}
Paid : paid_member}
Free : 218
 

 

Call untuk space Iklan

 Free Web Hosting with Website Builder

 

 

Design Web

 

 

K-Link Solusi hidup Sehat

 

 

Exhibitions

Info

 

 

 

 

 Member Baru Pikawan :

                        

 

 

 

Imunisasi hepatitis

Vaksinasi atau imunisasi adalah cara yang efektif untuk mencegah infeksi penyakit. Setelah imunisasi, tubuh akan menghasilkan antibodi atau zat kekebalan tubuh terhadap penyakit tersebut. Kini telah tersedia vaksinasi hepatitis A dan B.  

Imunisasi hepatitis A dapat diberikan pada anak anak usia antara 2 hingga 18 tahun, dan diberikan cukup 1 kali saja. Sedangkan untuk orang dewasa, dibutuhkan imunisasi ulang (booster) setelah 6 hingga 12 bulan imunisasi Pertama. Orang yang telah mendapat ikmunisasi hepatitis A mempunyai kekebalan terhadap virus hepatitis A (VHA) selama 15 hingga 20 tahun, kecuali jika orang tersebut terinfeksi VHA antara 2 hingga 4 minggu setelah imunisasi. Hal ini disebabkan karena pada saat itu tubuh belum menghasilkan antibodi dalam jumlah cukup. 

Mereka yang perlu mendapat imunisasi hepatitis A:

  • Pekerja restoran atau yang biasa menangani makanan
  • Remaja yang tinggal di asrama pelajar yang mengalami kontak erat dengan teman-temannya.
  • Pekerja dan anak-anak pada tempat penitipan anak.
  • Orang yang menderita penyakit hati menahun
  • Pekerja laboratorium

Imunisasi lengkap hepatitis B dapat mencegah infeksi virus hepatitis B (VHB) selama 15 tahun. Imunisasai hepatitis B diberikan sebanyak 3 kali. Imunisasi pertama dan kedua diberikan dalam jarak 1 bulan. Sedangkan imunisasi ketiga diberikan 5 bulan setelah imunisasi kedua. Pemberian imunisasi hepatitis B sebaiknya sedini mungkin yaitu saat bayi hendak pulang dari rumah bersalin.

Bagi orang dewasa sebaiknya dilakukan pemeriksaan untuk melihat kadar anti HBs. Anti HBs adalah antibodi terhadap antigen permukaan VHB (HBs-Ag). Dengan begitu dapat dinilai apakan tubuh telah memiliki kekebalan terhadap hepatitis B atau tidak. Jika tubuh telah memiliki cukup kekebalan terhadap infeksi VHB maka imunisasi hepatitis B tidak diperliukan lagi. Namun pada kenyataannya pemeriksaan kadar anti-HBs lebih mahal daripada harga vaksin hepatitis B, dengan begitu bagi mereka yang beresiko tinggi tertular VHB imunisasi bisa langsung diberikan. 

Imunisasi hepatitis B sangat dianjurkan untuk kelompok orang berikut:

  • Bayi baru lahir
  • Anak dan remaja yang belum mendapat imunisasi hepatitis B
  • Keluarga yang salah satu anggota keluarganya terinfeksi virus hepatitis B
  • Pekerja medis
  • Pekerja laboratorium
  • Penderita gangguan penyakit yang sering cuci darah atau mendapat transfusi darah.
  • Pekerja seks
  • Pengguna narkoba
  • Pecinta tato

Pencegahan Hepatitis A

Pencegahan Hepatitis B

Pencegahan Hepatitis C

 

 

Usir Nyamuk

  • Tuang sedikit air pada sebuah piring makan berwarna putih, lalu tambahkan beberapa tetes sabun cair untuk mencuci piring dengan wangi lemon (misal: Mama Lemon atau merek apa saja yang penting wangi lemon).
  • Aduk perlahan (tidak perlu sampai berbuih). Letakkan di tempat yang Anda inginkan (misal: di kamar tidur, di ruang tamu, atau pun di serambi rumah).

Tidak dapat dipastikan apa yang membuat nyamuk tersebut tertarik, apakah wangi lemon ataukah piring yang berwarna putih, tetapi nyamuk berkumpul di piring tersebut! dan segera mati setelah meminum air campuran tersebut (apalagi bila nyamuknya nyemplung, dijamin langsung mati). Nyamuk yang mati bisa Anda lihat di piring tsb, atau paling tidak dalam radius 3 meter dari piring.

 Money In, Money Out

 MONEY OUT, MONEY IN !

Disadari maupun tidak disadari, bahwa tiap hari kita keluar uang.

Tetapi sayang nya kita TIDAK tiap hari Masuk Uang…

Kebanyakan dari kita mengandalkan perolehan INCOME setiap bulannya berupa gaji ataupun lainnya.

Dan seperti biasa, kebutuhan hidup rutinitas sudah tercatat, baik secara rapi maupun tidak rapi.

Kebutuhan / Pengeluaran yang tidak stabil dan peningkatan yang tidak dibarengi dengan peningkatan INCOME, maka penghasilan kita tiap bulan akan tidak cukup untuk memenuhi kebutuhan kita.

Dan berapa banyak di antara kita yang INCOME sebulannya sudah habis di minggu ke tiga, bahkan minggu pertama ?

Hal inilah yang saya sebut sebagai : “Virus Keuangan “ karena dampaknya tidak begitu terasa bersamaan dengan jalannya waktu, tetapi pada saatnya tiba berakibat yang sangat FATAL sekali, alias STROKE KEUANGAN !

Kemudian, darimanakah biaya untuk menggenapinya hingga akhir bulan ? Jawabnya HUTANG !

Hutang kemana ? credit card, teman, atasan maupun perusahaan ?

Bayar hutang pakai apa ? (dipotong dari gaji bulanan ? lha wong untuk hidup sebulan aja nda cukup? )

“ya siapa tahu ada rejeki…” (huehehehe…..klasikk amat jawabnya ya?)

Lha bagaimana kalau “siapa tahu ada rejeki?” tapi tidak BERUSAHA untuk mencari INCOME tambahan ?

Mau nunggu Tuhan kasih 1 kg emas 24 karat ? kalo mau….. ya MATI !

Coba latihan dulu aja, kejatuhan 1 kg besi dari ketinggian 10m, kira kira apa yang terjadi ? apalagi kalo emas 1 kg dari langit ???

Sadar ! Sadarlah lah saudaraku…..! Tidak ada yang GRATIS di dunia ini !

Nah…bagaimanakah mendapat INCOME tiap hari ?

Jawabnya  : MENJUAL !  

Menjual APA :

  1. anda bisa menjual Skill anda, sebagai guru les, sebagai penyanyi, pelawak, dll
  2. anda bisa mejual tenaga anda sebagai sopir, tukang cuci mobil, kurir, dll

anda bisa menjual aneka barang dan jasa lainnya…

 

 Tikus Kabur

Rumah Anda banyak tikus? Tikus-tikus yang berkeliaran di rumah, selain menimbulkan penyakit juga bisa merusak barang-barang Anda. Untuk mengusirnya, ambillah setangkai daun sirsak. Taruh daun tersebut di pojok-pojok ruang atau di tempat-tempat yang sering dilewati tikus. Bau daun yang khas akan membuat tikus kabur dan rumah Anda akan bebas dari tikus nakal.

(Suharti, Kalimantan Selatan)-Sumber: Tabloid Rumah

 Minyak Goreng Bersih

1. Masukkan sepotong timun ke dalam wajan, goreng dalam minyak yang kotor. Timun yang digoreng ini berguna untuk menjaga minyak tetap bersih, karena sisa makanan yang mengotori minyak akan menempel ke timun.

2. Bisa juga dengan menggoreng putih telur ke dalam minyak yang kotor. Kotoran di dasar penggorengan akan menempel ke putih telur ini.

3. Cara lain adalah dengan menggoreng kentang yang sudah dikupas dan dipotong-potong. Cara ini efektif untuk membuat minyak goreng jernih lagi, sehingga remah-remah dari penggorengan awal tidak mengotori hasil gorengan berikutnya. Selain itu, kentang juga menghilangkan aroma bekas gorengan sebelumnya.

Copyright ©2005 pikawan.com

Google